ELEARNING SYSTEM EDUCATION
Jumat, 28 Maret 2014
Conde Nast Traveler Nobatkan Bali sebagai Pulau Terindah di Dunia
Sebuah majalah pariwisata Russia yang telah mengenalkan banyak destinasi di berbagai pelosok negara baru-baru ini menobatkan Pulau Bali menjadi sebagai pulau terindah di dunia. Penghargaan tersebut digelar di Moskow, Russia, pada 17 Maret 2014. Duta Besar RI untuk Russia, Djauhari Oratmangun didampingi Penangggung Jawab Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Yul Edison mewakili penerimaan penghargaan tersebut.
Terpilihnya Bali sebagai pulau terindah di dunia ini merupakan pilihan pembaca Conde Nast Traveler Russia dan lebih dari itu rupanya mendapatkan perhatian banyak media di Russia. Bali berhasil mengalahkan beberapa nominasi pulau indah lainnya seperti Phuket, Maladewa, Mauritius dan Yunani. Selain mendapatkan penghargaan pulau terindah, salah satu hotel di Bali yaitu Hotel Mulia Bali masuk sebagai nominator untuk hotel terbaik untuk keluarga pilihan pembaca namun masih belum berhasil memenangkan kategori hotel terbaik.
Dalam sambutannya, Dubes Djauhari Oratmangun menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Bali ini tidak terlepas dari upaya semua pihak di Indonesia maupun di Russia untuk terus mempromosikan keindahan Pulau Dewata kepada calon turis potensial asal Russia.
“KBRI Moskow juga secara terus-menerus melakukan upaya promosi Pulau Bali dan obyek-obyek wisata lain di Indonesia kepada masyarakat Russia. Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Indonesia termasuk Pulau Bali mampu memberikan 5S kepada turis Russia, yakni: sun, sea, sand, smile, service, scenery, dan satisfaction, setelah mereka kembali ke negaranya,” ujar Djauhari.
Majalah Conde Nast Traveler di Russia rutin menyelenggarakan Readers Choice Award untuk mengetahui kategori wisata dan sarana pendukung yang disukai masyarakat Russia. Majalah ini pun rupanya sering memuat tulisan mengenai tujuan wisata di Indonesia termasuk Edisi Summer 2013 yang secara khusus mengulas pengalaman Maria Sharapova saat berkunjung ke Yogyakarta dalam 14 halaman di Conde Nast Traveler Russia, Spanyol, dan juga versi China.
Bali memang masih menjadi primadona tujuan wisata di Tanah Air bagi wisatawan asing. Pulau ini dianggap banyak pihak paling lengkap memadukan dan menyimpan keindahan lanskap alam spektakuler dan budaya yang memikat. Keindahan tersebut selaras dengan keramahan dan kehangatan masyarakatnya. Kebudayaan terus dilestarikan di Bali dari generasi ke generasi. Ada dan tiada wisatawan maka riuh adat dan genderang bunyi tabuhan alat musik tradisional tetap akan dipentaskan. Bali pun lengkap memiliki resor terbaik di dunia berpadu dengan pantai menawan, kuliner yang lezat, dan tempat sempurna untuk berbelanja.
Sabtu, 11 Juli 2009
Pendapat Serangan DOS bisa dilemahkan....Bisa??
Sejak awal bulan Oktober 2008 ini, diskusi dengan beberapa rekan mengenai kemungkinan kelemahan DoS pada TCP stack di Windows, Linux, embedded system, bahkan firewall menjadi intensif. Saya menerima belasan email dan SMS dari rekan-rekan praktisi dan peneliti keamanan TI dari berbagai negara.
Sama halnya seperti Dan Kaminsky saat mempublikasikan kelemahan kritis pada DNS, Robert dan Jack juga memilih memberi kesempatan pada vendor untuk memperbaiki kelemahan tersebut. Tapi ada satu perbedaan penting antara Dan Kaminsky dengan Robert dan Jack. Seperti menemukan harta karun, Dan Kaminsky sudah terlebih dahulu mengisolasi “harta karun” tersebut cara dengan mempublikasikannya setelah para vendor menyediakan security patch. Robert dan Jack“>Robert dan Jack sudah memberi tahu publik akan kemungkinan adanya “harta karun” disuatu tempat yang cukup spesifik. Menurut saya, akan ada empat akibat yang ditimbulkan:

Pertama, para peneliti celah keamanan, dengan berbagai motivasi baik atau buruk, termotivasi untuk beramai-ramai mencari “harta karun” tersebut dengan kemungkinan untuk ditemukan lebih besar dibanding saat Robert dan Jack belum menemukannya karena beberapa indikasi yang diberikan. Fuzer, alat bantu pencari kelemahan suatu sistem, akan kembali membuktikan kemampuannya. Saat ada peneliti lain yang menemukan dan mempublikasikan detailnya termasuk exploit code (kode pemrograman untuk menyerang kelemahan tersebut), maka kondisi universal critical 0-day tercipta. Hampir seluruh sistem komputer menjadi seperti bebek duduk yang siap ditembak mati kapan saja.
Kedua, para pembuat produk yang diberitahu oleh Robert dan Jack beramai-ramai tidak memberikan konfirmasi apapun hingga mereka mengeluarkan security patch untuk menutup kelemahan tersebut. Sehingga terjadi situasi yang tidak menentu seperti saat ini. Walaupun melihat reputasi Robert dan Jack, kemungkinan besar celah keamanan yang ditemukan benar adanya, namun tetap menjadi gosip hingga ada pembuat produk yang melakukan konfirmasi.
Ketiga, Salah satu tehnik pembuatan exploit code yang tercepat adalah melakukan reverse engineering dari security patch. Sehingga, kekompakan untuk mepublikasikan security patch antara satu vendor dengan vendor lainnya amatlah penting. Dan Kaminsky berhasil berkoordinasi dengan (hampir) semua vendor karena produk yang memiliki kelemahan DNS relatif sedikit dibanding dengan celah keamanan TCP DoS ini. Jika benar, Kelemahan ini berakibat pada seluruh ribuan jenis produk yang terhubung ke jaringan. Lalu, bagaimana mungkin seluruh pembuat produk kompak mempublikasikan security patch pada saat yang bersamaan? Menurut pendapat saya, jawaban yang jujur adalah tidak mungkin terjadi. Para pembuat produk saling berkompetisi menjadi yang terbaik. Semakin cepat sebuah vendor mengeluarkan security patch, posisi pasarnya akan semakin diuntungkan. Vendor yang belum mengeluarkan security patch saat exploit code dipublikasikan, namanya akan tercemar. Vendor mana yang akan menunggu vendor (competitor) lainnya?
Keempat, pasang security patch dan berdoa, berharap security patch yang dipasang tidak memiliki bug yang kemudian mengganggu fungsi jaringan. Bagi sistem administrator, memasang security patch memiliki risiko terutama pada sistem jaringan komputer yang relatif kompleks. Sehingga tidak mengherankan jika banyak sistem yang keamanannya tetap berlubang hingga berbulan-bulan sejak security patch disediakan pembuat produk.
Lalu apa yang harus kita lakukan saat ini? Tidak ada. Saat ini, kita seperti bebek duduk yang hanya bisa mengamati dan berharap segala sesuatu berlangsung dengan baik - security patch dipublikasikan para pembuat produk, tidak ada publicly exploit code, semua pihak memasang security patch dan tidak gangguan akibat instalasi tersebut.
Seberapa besar akibatnya pada Indonesia? Saya tidak tahu.
Akankah dunia maya akan kiamat? Saya yakin tidak akan! Mengapa? Karena para penjahat dunia maya juga butuh dunia maya. Kalau dunia maya sudah tidak ada, sama saja kehilangan jabatan :-)
Sama halnya seperti Dan Kaminsky saat mempublikasikan kelemahan kritis pada DNS, Robert dan Jack juga memilih memberi kesempatan pada vendor untuk memperbaiki kelemahan tersebut. Tapi ada satu perbedaan penting antara Dan Kaminsky dengan Robert dan Jack. Seperti menemukan harta karun, Dan Kaminsky sudah terlebih dahulu mengisolasi “harta karun” tersebut cara dengan mempublikasikannya setelah para vendor menyediakan security patch. Robert dan Jack“>Robert dan Jack sudah memberi tahu publik akan kemungkinan adanya “harta karun” disuatu tempat yang cukup spesifik. Menurut saya, akan ada empat akibat yang ditimbulkan:

Pertama, para peneliti celah keamanan, dengan berbagai motivasi baik atau buruk, termotivasi untuk beramai-ramai mencari “harta karun” tersebut dengan kemungkinan untuk ditemukan lebih besar dibanding saat Robert dan Jack belum menemukannya karena beberapa indikasi yang diberikan. Fuzer, alat bantu pencari kelemahan suatu sistem, akan kembali membuktikan kemampuannya. Saat ada peneliti lain yang menemukan dan mempublikasikan detailnya termasuk exploit code (kode pemrograman untuk menyerang kelemahan tersebut), maka kondisi universal critical 0-day tercipta. Hampir seluruh sistem komputer menjadi seperti bebek duduk yang siap ditembak mati kapan saja.
Kedua, para pembuat produk yang diberitahu oleh Robert dan Jack beramai-ramai tidak memberikan konfirmasi apapun hingga mereka mengeluarkan security patch untuk menutup kelemahan tersebut. Sehingga terjadi situasi yang tidak menentu seperti saat ini. Walaupun melihat reputasi Robert dan Jack, kemungkinan besar celah keamanan yang ditemukan benar adanya, namun tetap menjadi gosip hingga ada pembuat produk yang melakukan konfirmasi.
Ketiga, Salah satu tehnik pembuatan exploit code yang tercepat adalah melakukan reverse engineering dari security patch. Sehingga, kekompakan untuk mepublikasikan security patch antara satu vendor dengan vendor lainnya amatlah penting. Dan Kaminsky berhasil berkoordinasi dengan (hampir) semua vendor karena produk yang memiliki kelemahan DNS relatif sedikit dibanding dengan celah keamanan TCP DoS ini. Jika benar, Kelemahan ini berakibat pada seluruh ribuan jenis produk yang terhubung ke jaringan. Lalu, bagaimana mungkin seluruh pembuat produk kompak mempublikasikan security patch pada saat yang bersamaan? Menurut pendapat saya, jawaban yang jujur adalah tidak mungkin terjadi. Para pembuat produk saling berkompetisi menjadi yang terbaik. Semakin cepat sebuah vendor mengeluarkan security patch, posisi pasarnya akan semakin diuntungkan. Vendor yang belum mengeluarkan security patch saat exploit code dipublikasikan, namanya akan tercemar. Vendor mana yang akan menunggu vendor (competitor) lainnya?
Keempat, pasang security patch dan berdoa, berharap security patch yang dipasang tidak memiliki bug yang kemudian mengganggu fungsi jaringan. Bagi sistem administrator, memasang security patch memiliki risiko terutama pada sistem jaringan komputer yang relatif kompleks. Sehingga tidak mengherankan jika banyak sistem yang keamanannya tetap berlubang hingga berbulan-bulan sejak security patch disediakan pembuat produk.
Lalu apa yang harus kita lakukan saat ini? Tidak ada. Saat ini, kita seperti bebek duduk yang hanya bisa mengamati dan berharap segala sesuatu berlangsung dengan baik - security patch dipublikasikan para pembuat produk, tidak ada publicly exploit code, semua pihak memasang security patch dan tidak gangguan akibat instalasi tersebut.
Seberapa besar akibatnya pada Indonesia? Saya tidak tahu.
Akankah dunia maya akan kiamat? Saya yakin tidak akan! Mengapa? Karena para penjahat dunia maya juga butuh dunia maya. Kalau dunia maya sudah tidak ada, sama saja kehilangan jabatan :-)
Hacking Lewat DOS... Way Not

Microsoft DOS datang dengan beberapa hacking tool tersembunyi yang akan saya diskusikan disini. Tool ini dapat ditemukan pada direktori c:\windows jika anda menggunakan win98 dan jika anda menggunakan winxp maka tool ini berada pada C:\winxp\system32. WinXP, Win2000 dan WinNT dirilis dengan beberapa tool internet tambahan. Jadi jika anda masih menggunakan win98 maka saya menyarankan agar menggantinya dengan WinXP. Yang tentunya memiliki fitur securiti tambahan dan perintah hacking internet yang bagus. Dalam manual ini saya akan membahas mengenai beberapa perintah yang ditemukan pada Win98 dan winXP
Jadi bagi pengguna window, berikut ini perintah-perintah hacking pada DOS.
1. ping
2. tracert
3. telnet
4. ftp
5. netstat
OK, inilah keterangannya.
1. ping
Utiliy ini digunakan untuk mencari keberadaan remote host. Yang mengirmkan sebuah signal SYN ke remote host dan jika remote host membalas maka berarti memang ada suatu remote machine.
Cobalah anda ketik perintah ini:
C:\windows>ping/?
*************
Newbie tip: mengetik '/?' setelah perintah dos menampilkan helpnya. Jadi bagaimana anda belajar aneka perintah dos. Bukankah WinXP, WinNT dan Win2000 juga memiliki perintah ‘help’ untuk menampilkan seluruh perintah dos.
*************
Usage: ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] destination-list
Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue - type Control-Break;
To stop - type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don't Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.
Jadi saya dapat melakukan ping ke ip address apapun atau domain name untuk memeriksa keberadaannya di internet. Sebagai contoh saya mengetik “ping localhost” maka saya mendapatkan.
Pinging chintan [127.0.0.1] with 32 bytes of data:
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
************
Newbie tip: 'localhost' adalah ip 127.0.0.1 dan merupakan ip address kita sendiri. Juga dikenal sebagai loopback ip. Tapi saat anda terhubung ke internet anda akan diberi ip baru oleh isp anda sebagai identifikasi diri anda. Anda dapat mencari tahu ip anda dengan mengetik”winipcfg” pada menu Start-Run bagi pengguna Win98, sedangkan yang lainnya hanya mengetikkan “ipconfig” pada command prompt.
***********
Hal ini menunjukkan kepada saya bahwa 32 byte data dikirim ke 127.0.0.1 dan dibalas kembali kurang dari 10ms. TTL adalah Time To Live dan nilai range dari 0 hingga 255 (default 128). Sekarang biar kita lihat apa yang terjadi jika saya mengetik “ping www.yahoo.com”
Pinging www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87] with 32 bytes of data:
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=3448ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2276ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=1799ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2850ms TTL=54
Ping statistics for 66.218.71.87:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1799ms, Maximum = 3448ms, Average = 2593ms
Tapi bagaimana ping tersebut digunakan oleh para hacker? Baiklah, ada dua opsi ‘|’ dan ‘-t’ yang mematikan. -| digunakan untuk spesifikasi ukuran buffer yang dikirimkan (defaultnya 32 byte) bagaimana jika saya mengetik “ping -| 65600 target.com” maka hal ini akan membawa maut 65600 paket data ke target.com yang lebih tinggi dari kapasitas TCP/IP 65535. Tindakan ini menyebabkan target.com menjadi hang dan harus di restart.
Dan jika saya mengetik “ping –t target.com” hal ini akan meneruskan pengiriman 32 byte data ke target.com hingga menghabiskan resource dan menyebabkan hang. Dua jenis serangan diatas dikenal sebagai ping attack bagi penyerang Dos.
***********
Newbie tip: 'Dos' yang terakhir disebutkan adalah Denial of service yang dilancarkan oleh hacker untuk menghentikan service pada remote machine.
***********
Catatan: Jenis serangan ini dimasa lalu sering digunakan, namun saat ini pada sistem yang telah diperbarui hal tersebut tidak akan bekerja lagi.
2. Tracert
Perintah Tracert melakukan penjejakan ke remote machine. Sebelum request kita menjangkau remote machine melalui router yang berbeda diantaranya. Tool tracert (dikenal sebagai ‘traceroute’ pada unix) pada awalnya dirancang untuk mencari router mana yang mengalami masalah. Perintah tersebut menunjukkan ip address router yang dilalui request kita sebelum menjangkau remote machine. Sebagai contoh, jika saya mengetik “tracert http://www.yahoo.com/” pada dos prompt maka akan terdapat:
Tracing route to www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
over a maximum of 30 hops:
1 * 2296 ms 2025 ms dialpool-210-214-55-11.maa.sify.net [210.214.55.11]
2 2446 ms 2025 ms 2301 ms dialpool-210-214-55-2.maa.sify.net [210.214.55.2]
3 1899 ms 2066 ms 2450 ms lan-202-144-32-177.maa.sify.net [202.144.32.177]
4 * 2885 ms 2749 ms lan-202-144-83-4.maa.sify.net [202.144.83.4]
5 * * * Request timed out.
6 * * * Request timed out.
7 * * * Request timed out.
8 * * * Request timed out.
9 * * * Request timed out.
10 * 3408 ms * www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
11 * * * Request timed out.
12 * * * Request timed out.
13 * * * Request timed out.
14 * * * Request timed out.
15 * * * Request timed out.
16 * * * Request timed out.
17 482 ms 698 ms 624 ms w8.scd.yahoo.com [66.218.71.87]
Trace complete.
Baris pertama memberitahukan kita ip mana yang menjejaki dan kemudian jumlah hop. Jumlah hop tergantung pada jumlah server yang ada diantaranya. Setelah memulai tracing. Request pertama saya melalui sify.net (nama ISP server saya) kemudian melalui server yang berbeda dan terakhir menjangkau w8.scd.yahoo.com. Jadi kita dapat melihat berapa lama prosedurnya. Kapanpun anda membuka http://www.yahoo.com/ dalam web browser, request anda selalu melalui isp dulu (untuk mendapatkan ip dari http://www.yahoo.com/ dari daftar nama domainnya) kemudian server lain dalam jalur tersebut dan terakhir pada yahoo.
Jadi bagaimana tracert digunakan oleh para hacker. Perintah ini digunakan untuk mencari firewall dan melumpuhkannya. Tracer digunakan bersamaan dengan nmap dapat mengetahui ip sebenarnya dimana firewall terpasang, kemudian hacker tersebut akan melumpuhkannya. Untuk contoh diatas kita melihat bahwa proses tracing terhenti pada w8.scd.yahoo.com. Namun hal ini bukanlah tujuan sebenarnya. Hal itu dikarenakan dihentikan oleh firewall. Mengenai masalah firewall akan kita bahas dalam artikel tersendiri.
3. Telnet
Jika anda menggunakan windows maka ‘telnet’ merupakan hacking tool terhebat bagi anda. Sebenarnya merupakan sebuah terminal yang dapat mengakses remote machine dan menggunakan service-nya. Melalui telnet anda dapat menentukan suatu koneksi antara mesin anda dan remote machine melalui port tertentu.
***********
Newbie tip: Disini saya membicarakan tentang virtual port. Tidak secara fisik yang anda lihat dibalik CPU anda. Hanya sebagai physical port yang digunakan untuk koneksi ke hardware dan dengan cara yang sama virtual port digunakan untuk koneksi pada software. TCP/IP memiliki 65,535 virtual port.
***********
Jika anda mengentik “telnet target.com” maka anda terhubung ke target.com pada prot no. 23 (port yang menjalankan telnet service). Anda juga bisa terhubung ke suatu port lainnya dengan mengetik nomor port setelah target.com. sebagai contoh jika saya ingin terhubung ke port no. 25 (SMTP service) maka salya akan mengetik “telnet target.com 25”.
***********
Newbie tip: Setiap port menjalankan service tertentu. Untuk mendaptkan daftar service yang dijalankan pada port tertentu yang bukalah “C:\windows\services" pada notepad.
***********
Sesaat anda terhubung ke sebuah remote machine pada port tertentu, sebuah window popup telnet dengan daemon yang menjalankan port tersebut menunggu anda mengetikkan perintah. Sebagai contoh “telnet http://www.cyberspace.org/” maka seperti gambar dibawah inilah yang saya dapatkan.
Saya harus login disana dan mengetik suatu password dan saya mendapatkan linux shell prompt. Baiklah jika anda mengetikan newuser disana untuk mendapatkan sebuah LoginID dan Password. Dan stelah itu saya menyiapkan perintah untuk mengeksekusi secara remote.
Well, http://www.cyberspace.org/ memiliki server Linux. Jadi jika anda tidak familiar dengan Linux anda tidak akan mampu menggunakan service-nya.
4. FTP
FTP adalah File Transfer Protocol. Melalui ini anda dapat mendownload atau mengupload file. Dan apa yang hacker inginkan dari ini? Benar!! Tinggal mengeti “ftp target.com” dan daemon banner akan ditampilkan. Tapi disini, dengan tujuan menampilkan file transfer pertama kali anda harus login. Beberapa website mengijinkan adanya naonymous login. Contohnya mengetikkan login “anonymous” dan email-address anda sebagai password. Tentunya anda harus mengetikkan email palsu. Sekarang anda boleh mulai mendownload dan mengupload file. Namun untuk itu anda adanya suatu perintah. Pada FTP prompt anda dapat mengetikkan “?”. Maka akan ditampilkan sbb:
! delete literal prompt send
? debug ls put status
append dir mdelete pwd trace
ascii disconnect mdir quit type
bell get mget quote user
binary globe mkdir recv verbose
bye hash mls remotehelp
cd help mput rename
close lcd open rmdir
Untuk mendaptkan bantuan pada berbagai perintah contohnya perintah delete, mengetikan “? Delete”. Beberapa perintah penting lainnya adalah:
1. 'pwd' to know the present directory at remote machine.
contohnya. ftp>pwd
/etc/home
2. 'lcd' to change the local directory.
contohnya. ftp>lcd C:\windows
local directory now C:\windows
3. 'cd' to change the remote directory.
contohnya. ftp>cd /etc
remote directory now /etc
4. 'mput' to send multiple files to remote machine.
contohnya. ftp>mput *.*
sends all files from C:\windows to /etc
5. 'mget' to get multiple files from remote machine.
contohnya. ftp>mget *.*
gets all files from /etc to C:\windows
6. 'open' to establish a connection with remote host.
contohnya. ftp>open www.target.com
7. 'bye' closes the connection and quits from ftp
Untuk perintah lainnya dari ftp silakan lihat help mereka.
Sekarang pada yang port FTP (prot 21) adalah membuka http://www.nosecurity.com/. Seorang hacker akan terhubung ke situs tersebut menggunakan “ftp http://www.nosecurity.com/” pada dos prompt. Kemudian dia akan mencoba login secara anonymous. Dengan anggapan bahwa http://www.nosecurity.com/ menggunakan linux server, maka hacker tersebut akan mengtikkan perintah “get /etc/apsswd” untuk mendaptkan file password dan mengcracknya. Jika anda adalah seorang hacker, maka jangan lupa untuk menghapus log tersebut.
5. netstat
Anda dapat menentukan suatu koneksi dengan remote machine pada port tertentu, hanya saat port tersebut dibuka pada remote machine. Sebagai contoh, jika anda ingin menentukan sebuah koneksi dengan http://www.target.com/ pada port 23 (telnet) maka port tersebut seharusnya terbuka pada http://www.target.com/. Dan seluruh aktifitas hacking umumnya menggunakan port yang terbuka. Mengetikkan “netstat /?” pada dos prompt memberikan:
Displays protocol statistics and current TCP/IP network connections.
NETSTAT [-a] [-e] [-n] [-s] [-p proto] [-r] [interval]
-a Displays all connections and listening ports.
-e Displays Ethernet statistics. This may be combined with the -s
option.
-n Displays addresses and port numbers in numerical form.
-p proto Shows connections for the protocol specified by proto; proto
may be TCP or UDP. If used with the -s option to display
per-protocol statistics, proto may be TCP, UDP, or IP.
-r Displays the routing table.
-s Displays per-protocol statistics. By default, statistics are
shown for TCP, UDP and IP; the -p option may be used to specify
a subset of the default.
interval Redisplays selected statistics, pausing interval seconds
between each display. Press CTRL+C to stop redisplaying
statistics. If omitted, netstat will print the current
configuration information once.
Opsi akan menjelaskan fungsinya masing-masing. Dan yang terpenting adalah opsi –a dan –n. Opsi –a menampilkan seluruh port yang terbuka pada mesin tersebut. Dan jika saya menggunakan opsi –n maka akan menunjukkan ip address sebagai ganti dari domain. Saya mendapatkan hal berikut ini jika saya mengetik “netstat –a” pada command prompt.
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
TCP chintan:1027 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:80 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:135 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:6435 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1025 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1026 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1028 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1309 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1310 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1285 rumcajs.box.sk:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1296 l an-202-144-78-3.maa.sify.net:80 CLOSE_WAIT
TCP chintan:1297 lan-202-144-65-14.sify.net:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1310 cdn-v13.websys.aol.com:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1220 aiedownload.cps.intel.com:ftp ESTABLISHED
”Proto” menyatakan nama protocol tersebut, “localaddress” memberikan ipaddress kita dan port yang terbuka. “Foreign Address” menyatkaan ipaddress dengan namor port yang terhubung ke kita. “State” menyatakan pernyataan saat ini jika suatu koneksi “established” atau listening atau hanya “waiting”.
Sebagai contoh jika saya membuka http://www.yahoo.com/ maka saat saya menjalankan “netstat –a” saya akan mendapatkan masukan seperti ini:
"TCP 203.43.50.81:2034 www.yahoo.com:80 ESTABLISHED"
Komputer saya dengan ip 203.43.50.81 melalui port 2034 terhubung dengan yahoo pada port 80
*************
Newbie tip: Dengna cara ini anda bisa mendapatkan ip seseorang yang chatting dengan ada. Pertama kali jalankan “netstat –an” dan lihat dibawah foreign ip address. Sekarang mulailah private chating dengan orang lain. Juga jalankan “netstat –an” dan anda akan mendapatkan satu lagin foreign ip pada akhirnya. Inilah ip orang tersebut. *************
Jumat, 10 Juli 2009
Denial Of Services

Disingkat dengan DoS. Adalah serangan (attack) yang diluncurkan untuk meniadakan servis (serangan terhadap availability). Serangan DoS dilakukan dengan menghabiskan resources dari target, seperti menghabiskan bandwidth (dengan membanjiri jaringan dengan beberapa paket yang banyak dan tidak karuan), memori (membuat server bingung), dan disk.
Banyak software di Internet yang dapat dikategorikan melakukan DoS attack, seperti misalnya:
1. ping-of-death
2. winnuke
Serangan DoS ini dapat dilakukan secara serempak dari beberapa komputer yang tersebar sehingga disebut Distributed DoS (DDoS). Serangan ini cukup ampuh dan sempat membuat down beberapa web site yang terkenal seperti Yahoo.com, ebay, CNN, dan lain-lainnya. Software yang digunakan untuk menyerang diduga adalah trinoo, tfn (tribal flood network).
Langganan:
Postingan (Atom)